Puisi Karya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Puisi Karya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono - Puisi adalah bantuk sastra yang memperhatikan pilihan kata dan kepaduan bunyi. Sebuah puisi, jika dibacakan dengan indah dan penuh penghayatan, merupakan sebuah penampilan seni yang menarik. Berikut ini adalah Puisi Karya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Baca Juga : Puisi Lama : Ciri-ciri, dan Langkah-langkah Menulis Puisi Lama
Penggunaan bahasa dalam puisi seiring menggunakan makna-makna simbolis, sehingga tidak jarang terjadi penafsiran makna yang berbeda-beda dalam memaknai sebuah puisi.

Puisi dapat mengekspresikan emosi, suasana hati, rasa pesona, kagum, keresahan, kegelisahan, dan suasana hati lainnya. Dengan puisi, seseorang akan lebih sadar akan dirinya untuk mengamat, mengagumi, atau memikirkan lingkungan dan alam sekitarnya.

Baca Juga : Pengertian Novel, Ciri-ciri, dan Struktur Novel
Memusikalisasi puisi merupakan kegiatan pembacaan puisi dengan cara dilagukan, diberi irama, atau diiringi musik yang sesuai dengan isi puisi.

Puisi Karya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Berikut ini adalah syair puisi lengkap karya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Puisi Karya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  Puisi Karya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Puisi Karya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Amanah Untuk Mereka
Karya Presiden Susilo Bambang Yudhiyono

Pak Presiden,
Tolong tingkatkan gaji kami
Kami guru, yang bikin maju negeri ini
Pahlawan tanpa tanda jasa orang menyebut kami

Pak Presiden,
Kenapa kami dilupakan?
Kami bidan-bidan di daerah pedalaman
Siapa yang menolong ibu-ibu punya kelahiran
Tingkatkan kami punya kesejahteraan

Pak Presiden,
Beginilah nasib nelayan
Susah hidup jika tidak dapat ikan tangkapan
Lagi pula taufan dan badai sedang menerjang lautan
Anak-istri kami juga perlu makan

Pak Presiden,
Kami para petani dipelosok negeri
Berguyur hujan, berterik matahari
Menanam padi, jagung dan ubi
Untuk sesuap nasi dan hidup keluarga kami
Tidak bolehkah makin baik kami punya rezeki

Pak Presiden,
Kami kaum buruh di kota-kota
Siang dan malam memproduksi barang dan jasa
Penggerak ekonomi negara
Tentu kami juga ingin hidup sejahtera

Benar, itu benar semua
Percayalah aku akan terus bekerja
Dan berjuang sekuat tenaga
Untuk meningkatkan taraf hidup semua
Seluruh rakyat Indonesia

Jakarta, 29 juli 2010
Demikianlah pembahasan tentang Puisi Karya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Semoga dapat bermanfaat bagi seluruh warga Indonesia. Bagikan Puisi ini sebagai bukti cinta karya anak bangsa. Terima kasih.

LihatTutupKomentar