Pengertian dan Cara Membedakan Puisi Lama dan Puisi Baru

Pengertian dan Perbedaan Puisi Lama dan Puisi Baru - Seperti yang telah kita bahas dalam artikel sebelumnya tentang pengrtian puisi. Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang berasal dari ungkapan isi hati dan perasaan seorang penyair dengan bahasa yang penuh makna dan terkait dengan irama, matra, rima, dan juga penyusunan lirik dan bait di dalamnya. Puisi sendiri terbagi menjadi tiga macam aliran. Yaitu Puisi lama, Puisi baru dan Puisi modern. Berikut ini akan dijelaskan tentang pengertian puisi, bagaimana membedakan puisi lama dan puisi baru.

Tiga Macam Aliran Puisi

Pengertian dan Perbedaan Puisi Lama dan Puisi Baru Pengertian dan Cara Membedakan Puisi Lama dan Puisi Baru
Perbedaan Puisi Lama dengan Puisi Baru

Pengertian Puisi Lama

Puisi lama adalah puisi yang terkait oleh aturan-aturan tertentu yaiti; terkait oleh jumlah kata dalam satu baris, jumlah baris dalam satu bait, adanya persajakan atau rima, terdapat banyak suku katadalam tiap baris dan juda adanya rima.

Pengertian Puisi Baru

Puisi baru adalah suatujenis puisi modern yang sudah tidak terikat lagi oleh aturan-aturan atau dibuat secara bebas oleh sang pengarang, dan puisi ini ada atau lahir setelah puisi lama. (Puisi yang bebas baik dari segi suku kata, baris, atau rimanya).

Puisi baru merupakan puisi yang bersifat fleksibel atau lebih bebas dalam beberapa aturan jika dibandingkan dengan puisi lama. Keluesan tersebut tampak dari rima, tipografi, dan sebagainya. 

Pengertian Puisi Modern

Puisi modern biasanya lebih memprioritaskan isi daripada ikatan-ikatan lainnya. Sang penyair dalam membuat puisi modern tidak terikat apapun seperti di puisi lama alias bebas. Aliran puisi modern ini mulai ada semenjak tahun 1970-an sampai dengan sekarang.

Puisi modern tidak terlalu jauh berbeda dengan puisi baru, Maka itu, kadang ada orang yang menyimpulkan dua jenis puisi tersebut adalah satu.

Perbedaan antara Puisi Lama dan Puisi Baru

Bagaimanakah kita mengenali Perbedaan Puisi Lama dengan Puisi Baru?

Jika dilihat dari pengertian diatas, kamu dapat mengambil kesimpulan yang ada pada kedua jenis puisi. Dan lebih lengkapnya adalah sebagai berikut : 
  • Irama yang ada pada puisi lama bersifat tetap, Yaitu dua patah kata dalam sekali ucap. Tapi pada puisi baru tidak akan ditemukan hal itu karena iramanya jauh lebih dinamis mengikuti alur perasaan dan pikiran yang dituangkan oleh penulisnya.
  • Puisi lama masih terikat dengan syarat tradisional dan aturan bahasa. tetapi berbeda terbalik dengan puisi baru yang bebas dari dua hal itu. Penulis bebas mengalirkan isi pikirannya dalam puisi yang dia buat.
  • Jika di puisi lama kamu tidak akan menemukan nama pembuat atau pengarangnya. Berbeda dengan puisi baru yang setidaknya harus mempunyai nama penulis atau pengarang sebagai bagian dari hak cipta.
  • Puisi lama didalam penyebarannya hanya melewati lisan, dari satu mulut ke mulut yang lainnya. Tetapi untuk puisi baru, biasanya disampaikan melalui media baik itu tulisan maupun vidio. Maka dari itu penyebaran puisi baru biasanya lebih cepat dari pada puisi lama.
  • Puisi lama isinya lebih mengarah kesebuah nasihat atau pesan moral dan terlihat kaku. Tetapi untuk puisi baru, pembawaannya lugas dan isinya lebih bebas sesuai curahan hati yang dimiliki penulis atau pengarang puisi.
Cara mudahnya adalah liat saja satu sisi misalnya kamu cukup mengingat ciri puisi lama. Maka kamu akan menemukan perbedaan yang ada di puisi baru. Inti sebenarnya adalah puisi lama ada keterkaitan dengan adat dan bahasa. Sedangkan puisi baru tercipta secara bebas. 

Demikianlah pembahasan kita tentang pengertian, dan cara membedakan antara puisi lama dan puisi baru. Semoga dapat difahami. Terima kasih

LihatTutupKomentar